Pages

Selasa, 30 Mei 2017

Tugas 3 - Prinsip Design Interface pada Adobe After Effect CS6

Prinsip Design Interface pada Adobe After Effect CS6

Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah. Pengertian Interaksi adalah komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer.
Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung, jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan. Interaksi Manusia dan Komputer adalah sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).
Hasil gambar untuk after effect
Gambar 1. Tampilan Awal After Effect
Adobe After Effects adalah produk peranti lunak yang dikembangkan oleh Adobe, digunakan untuk film dan pos produksi pada video. Pada awalnya merupakan sebuah software produk dari Macromedia yang sekarang sudah menjadi salah satu produk Adobe.
Adobe After Effects adalah sebuah software yang sangat profesional untuk kebutuhan Motion Graphic Design. Dengan perpaduan dari bermacam-macam software Design yang telah ada, Adobe After Effects menjadi salah satu software Design yang handal. Standart Effects yang mencapai sekitar 50 macam lebih, yang sangat bisa untuk mengubah dan menganimasikan objek. Disamping itu, membuat animasi dengan Adobe After Effects, juga bisa dilakukan dengan hanya mengetikkan beberapa kode script yang biasa disebut Expression untuk menghasil pergerakan yang lebih dinamis.
Setelah membuka aplikasi Adobe After Effect, pada sisi kiri & atas telah tersedia bebearapa menu pilihan, yaitu menu Tools Panel, Toolbar & Tools Panel tambahan. Toolbar ini berfungsi sebagai tempat alat-alat untuk memberi kemudahan bagi kita dalam mengedit video. Anda bisa mengklik pada segitiga kecil untuk mengeluarkan fitur tersembunyi yang lain. Bebearapa format file gambar, video dan audio yang didukung pada Adobe After Effect diantaranya AI, PDF, PSD, BMP, TIFF, GIF, JPG, IFF, AAC, ASND, AU, AIFF, MP3, MPEG, WAV, 3GP, FLV, MP4, dan masih banyak yang lainya.
Prinsip Design Interface
WYSIWYG ( What You See Is What You Get)
Tampilan yang dibuat pada aplikasi Adobe After Effect bisa dibilang user friendly. Semua jenis Video bisa kita edit untuk keperluan Multimedia. Selain itu fungsionalitas tool - tool atau alat – alat pembantu aplikasi, dapat berjalan sesuai tujuan yang diharapkan.
Flexibility
Aplikasi Adobe After Effect sudah cukup fleksibel, diantaranya beberapa tools yang dipakai sudah terintegrasi dengan tombol - tombol keyboard yang bisa kita kenal dengan tombol shortcut, jadi semua jenis pekerjaan yang menggunakan Adobe After Effect akan semakin cepat.
Responsiveness
Aplikasi sudah responsiv kerena setiap pengguna melakukan suatu kegiatan pada aplikasi, aplikasi menampilkan responnya. Responnya berupa proses perubah format file ketika di klik mulai maka aplikasi akan mengkonversi file sampai selesai.
Invisible Technology
Pengguna tidak penting mengetahui algoritma apa yang digunakan. Pengguna hanya menjalankan aplikasi dan tidak mengetahui algoritma yang terjadi pada aplikasi. Seperti proses seleksi gambar atau video yang ingin kita edit.
Robustness
Sistem aplikasi Adobe After Effect sudah dapat dikatakan sebagai aplikasi multimedia tingkat atas, karena dari semua tools yang ada sudah tersusun dengan rapih dengan ditambahkannya bermacam macam efek yang tersedia di dalam aplikasi tersebut.
Ease of Learning
Aplikasi ini bisa dibilang sulit untuk kelas pemula, karena semua tulisan/ kalimat menggunakan bahasa inggris dan tata cara mengedit sebuah video membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
Ease of use
Aplikasi sedikit mudah digunakan, karena disertai dengan tool-tool atau alat-alat bantuan, yang dapat membantu pengguna untuk menggunakan apikasi Adobe After Effect dengan baik dan benar. Aplikasi juga menyediakan tutorial tentang bagaimana cara menggunakan aplikasi ini. Disamping itu, Aplikasi ini butuh spesifikasi PC/Laptop yang memang khusus di bidang Multimedia.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.ilmugrafis.com/after-effect.php?page=penjelasan-fungsi-tools-panel-di-after-effect
https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_After_Effects
https://www.academia.edu/4904025/INTERAKSI_MANUSIA_DAN_KOMPUTER

Rabu, 29 Maret 2017

Interaksi Manusia dan Komputer


1.      Pengertian

Interaksi manusia dan kumputer (IMK) yaitu disiplin ilmu yang mempelajari mengenai suatu hubungan diantara manusia dan komputer yang diantaranya itu meliputi perancangan, evaluasi, serta implementasi antarmuka pengguna komputer supaya dapat mudah digunakan oleh manusia.
Interaksi adalah komunikasi 2 arah diantara manusia (user) serta sistem komputer. Untuk memaksimalkan interaksi yaitu dengan memberikan stimulan serta respon (aksi dan reaksi) yang saling mensupport, jika tidak bisa maka akan mengalami hambatan menuju pembiasan tujuan.

2.      Definisi Interaksi Manusia dan Komputer
Interaksi manusia menurut definisi merupakan sebuah hubungan diantara manusia dan komputer yang memiliki karakteristik tertentu untuk dapat mencapai suatu tujuan tertentu dengan cara menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).
Prinsip kerja komputer meliputi input, proses, dan output Pada komputer itu diberikan data yang umumnya berupakan suatu deretan angka serta huruf. Yang kemudian diolah kedalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan serta keinginan manusia.
Tanpa disadari kita (manusia/user) sudah berinteraksi maupun berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yakni didalam bentuk menekan tombol berupakan tombol angka dan huruf yang terdapat pada keyboard / melakukan 1 sentuhan kecil pada mouse.

Minggu, 12 Februari 2017

Perbedaan British dan American Letter

Didalam penulisan surat dalam bahasa inggris perlu kita ketahui style yang digunakan apakah itu british style atau american style. Di dalam kedua style tersebut yang berbeda adalah dalam penullisan tanggal,salam pembuka,dan salam penutup.
1. BRITISH STYLE
  • Dalam brutish style penulisan tanggal yaitu sebagai berikut 19 oktober 2005 (day-month-year).
  • Dan dalam salam pembuka/salutation yaitu Dear Mr./MS. Smith, dear sir or madam,dear sirs,. Yang perlu kita ingat dalam brutish style setelah salam pembuka diahiri denan koma.
  • Kalo di dalam salam penutup untuk british style gunakan kata-kata berikut sincerely,yours sincerely, dan yours faithfully.
  • Dear sirs, Jika nama penerima surat dicantumkan pada salam pembuka maka digunakan “Sincerely”
  • Jika nama penerima surat tidak dicantumkan pada salam pembuka maka digunakan “Faithfully”
  •  Jika pada salam pembuka diakhir baris terdapat tanda baca koma (,) maka diakhir baris pada salam penutup juga di cantumkan tanda baca koma (,). Contoh : Dear Mr Evan, (Salam Pembuka) maka Yours sincerely, / Sincerely yours, (Salam Penutup).

Contoh surat bisnis dalam bahasa inggris

pada artikel ini saya akan menjelaskan tentang surat bisnis (English) dengan menyertakan contohnya. Surat-menyurat tidak hanya identik dengan dunia perkantoran dan organisasi pemerintah saja. Administrasi ini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari urusan bisnis. Surat bisnis secara umum diartikan sebagai surat yang ditulis dalam bahasa resmi dan dipakai untuk korespondensi dan komunikasi antar organisasi bisnis, lembaga lain, maupun untuk personal tertentu, seperti para pelanggan, kepala daerah, dan sebagainya. Biasanya penulisan dan pengiriman surat bisnis menggunakan bentuk formal sesuai dengan hubungan antar pihak-pihak terkait. surat bisnis juga bertujuan untuk menyatakan atau menawarkan kerjasama untuk masing-masing pihak penting dari antar perusahaan tujuannya agar antar perusahaan tersebut bisa memperpanjang kehidupan usahanya dengan kerja sama.

Berikut ini adalah 3 contoh surat bisnis English :
Contoh Ke 1
PT MAJU SEJAHTERA
Jl. Gatot Subroto No. 07
Purwokerto
Purwokerto, November 13th, 2014
to
Designation. General Manager Affair
CV MEGA
Jl. Jendral Soedirman 23
Purwokerto
Dear Sirs,
Through this letter, let us introduce our company to you. Our company named PT Maju Sejahtera is engaged in the distributor of office stationery.
According to the information we collect, CV MEGA is a property company that is growing rapidly and will open again some marketing office in Tasikmalaya. In this connection, let us offer some of stationery products that we market. Together with this letter we attach a list of items and their respective prices.

Block Format Letter

Block  Format in the business letter is the simple business letter, because all of the letter content  stand or written in the left side of the letter. The example of the Block Format Letter in the section below:
 
Return Address Line 1 1
Return Address Line 2 
Date (Month Day, Year) 2
 
Mr./Mrs./Ms./Dr. Full name of recipient. 3
Title/Position of Recipient.
Company Name
Address Line 1
Address Line 2 
 
Dear Ms./Mrs./Mr. Last Name: 4
Subject: Title of Subject 5
 
Body Paragraph 1 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Body Paragraph 2 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Body Paragraph 3 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 6

Closing (Sincerely...), 7
 
Signature 8
 
Your Name (Printed) 9
Your Title

Enclosures (2) 10
Typist Initials. 11 

Jumat, 11 November 2016

Review Buku Manajemen Proyek: Konsep & Implementasi


 SIKLUS HIDUP PROYEK

PENDAHULUAN
            Proyek atau produk pasti akan mengikuti tahap – tahap tertentu dalam perkembangannya. Hampir dari pekembangan produk, semua orang setuju  akan adanya tahap – tahap yang di lalui. Bahkan ada produk yang masih aktif adapula produk yang sudah mati. Dalam siklus itu dapat di simpulkan bahwa :
·        Riset dan perkembangan
·        Pengenalan ke pasar
·        Tumbuh
·        Matang
·        Penurunan
·        Mati

Dalam siklus itu selalu berulang – ulang bagaikan roda kehidupan, dimana adakalanya suatu produk hidup dan berkembang, ada kalanya suatu  produk mati. Maka dari itu di perlukan manajemen proyek yang di tujukan supaya kita dapat membagi dan mengaturnya, menginvestasikannya, dll. Tahap – tahap ini di analogikan dengan apa yang terjadi dalam siklus perkembangan produk yang terbagi :
·        Tahap Konsepsi
·        Tahap Perencanaan
·        Tahap Eksekusi
·        Tahap Operasi

KONSEPSI
Dalam konsepsi di bagi menjadi 2 yaitu Inisiasi proyek yang artinya proyek dimulai saat ditemukannya suatu masalah dan kesempatan atau kebutuhaan oleh user. Dengan kata lain kalau user memiliki ide. Dan kelayakan proyek yang artinya meninvestigasikan suatu masalah pada proyek dan mendalami hal itu lebih detail.

Permintaan Proposal
Permintaan proposal atau sering di sebut dengan Request For Proposal (RFP) di kirim kepada pihak – pihak terkait yang di punyai perusahaan. Dalam RFP ini banyak yang di tentukan yakni tujuan proyek, lingkup proyek, spesifikasi performasi dan batasan ongkos serta jadwal. Tapi ada juga proposal dikirim tanpa adanya RFP, di tinjau jika user melihat sebuah peluang dan menguntungkan kedua belah pihak, maka user akan langsung kirim proposalnya tanpa harus menggunakan RFP.

Proposal Proyek
            Tujuan pembuatan proposal proyek yakni untuk memudahkan sistematika dan perancangan serta jalannya sebuah proyek. Secara ringkas dapat di simpulkan proposal proyek harus berisi sebagai berikut :
·        Surat pengantar
·        Ringkasan eksklusif
·        Bagian teknis
·        Manfaat dan keuntungan
·        Jadwal
·        Bagian keuangan
·        Bagian legal
·        Kualifikasi manajemen
Dengan adanya kualifi diatas sudah menunjukkan bahwa proposal tersebut sudah lengkap dan memenuhi standart.
Pemilihan Proposal
Hal ini menjadi sangat vital, Karen kita harus memilih/menseleksi proposal yang akan kita buat. Syarat tersebut harus berdasarkan yang di tetapkan oleh RFP, syarat tersebut meliputi :
·        Aspek hokum
·        Bidang pekerjaan
·        Aspek finasial
Kriteria ini biasanya tergantung pada jenis proyeknya, dalam proyek konsultasi misalnya mungkin setiap metodologi dan personel akan mempunyai bobot lebih di banding kriteria lain. Masing - masing kriteria bisa diberi bobot dan nilai. Proposal yang mempunyai total jumlah bobot dikalikan dengan nilai dari setiap poin penilaian akan mendapatkan prioritas utama.

TAHAP PERENCANAAN
Penyiapan rencana proyek secara detail dan menentukan spesifikasi proyek secara rinci. Isi rencana proyek biasanya terdiri dari :
·        Jadwal pekerjaan
·        Anggaran dan sistem pengendalian biaya
·        Work Breakdown Structure secara rinci
·        Bagian - bagian yang berisiko tinggi dan cukup sulit dan rencana tentang pengatasan kemungkinan - kemungkinan yang akan muncul.
·        Rencana sumber daya manusia dan pemakaian sumber daya lain.
·        Rencana pengujian hasil proyek
·        Rencana dokumentasi
·        Rencana peninjauan pekerjaan
·        Rencana pelaksanaan hasil proyek

Di samping pembuatan rencana, masuk dalam tahap ini adalah penentuan spesifikasi produk yang dibuat dalam proyek ini. Ada dua macam spesifikasi, kebutuhan user dan kebutuhan proyek.

TAHAP EKSEKUSI
Yang tercakup dalam tahap ini adalah pekerjaan - pekerjaan seperti: desain, pengembangan,  pengadaan, konstruksi/ produksi, pelaksanaan. Tergantung pada jenis proyek, kegiatan konstruksi bisa juga berupa kegiatan produksi. Secara umum proyek yang mempunyai hasil akhir berupa produk fisik akan mempunyai kegiatan eksekusi dm1 operasi, yaitu penyerahan hasil kepada user. Pada tahap ini campur tangan user sudah sangat kecil, porsi pengambilan keputusan lebih banyak di tangan pelaksana proyek.

TAHAP OPERASI
Keterlibatan kontraktor dianggap telah selesai lalu user mulai mengoperasikan hasil proyek tersebut, tetapi ini tergantung juga pada jenis proyek. Jadi hanya proyek dengan hasil akhir berupa produk fisik yang mempunyai tahap ini. Jika user menghendaki perubahan maka perbaikan sistem menjadi proyek baru yang akan mengikuti siklus mulai dari awal lagi. untuk nilai – nilai proyek di bawah nilai harga tertentu suatu instansi tidak melakukan lelang terbuka, tetapi langsung menunjuk konsultan.

ORGANISASI PROYEK

PENDAHULUAN
            Jika suatu perusahaan mulai berkembang biasanya perusahaan tersebut akan memulai eksapansi, baik ekspansi lahan perusahaan, penambahan SDM, dll. Dengan hal perusahaan berkembang pasti banyak yang akan berubah baik kondisi lingkungan, tingkat persaingan, teknologi dan bahkan strukurnya itu sendiri. Namun banyak cara untuk menyusun struktu organisasi, yakni :
·        Berdasarkan produk
·        Berdasarkan lokasi
·        Berdasarkan proses
·        Berdasarkan pelanggan
·        Berdasarkan fungsi

Dalam bab ini kita akan membahas lebih lanjut bagaimana cara mengorganisasikan sebuah proyek.

PROYEK SEBAGAI BAGIAN DARI ORGANISASI FUNGSIONAL
Organisasi fungsional membagi departemennya berdasarkan fungsi -  fungsi yang dilakukan bagian yang ada. 
Adanya keuntungan menggunakan struktur organisasi yaitu :
·        Adanya fleksibelitas yang tinggi dalam penggunaan staf/karyawan.
·        Orang – orang dengan keahlian tertentu bias di tugaskan di banyak proyek yang berbeda.
·        Sedangkan orang yang memiliki keahlian yang berbeda di tempatkan pada suatu kelompok dengan keahliannya masing – masing untuk memecahkan masalah.
·        Devisi fungsional bisa menjadi basis bagi kelangsungan teknologi.
Adapun kekurangannya yaitu :
·        Klien bukan menjadi perhatian utama/
·        Devisi fungsional cenderung berorientasi pada aktivitas khusus..
·        Motivasi orang yang di tempatkan di proyek cenderung lemah

­­­­­­­ORGANISASI PROYEK MURNI
Beberapa organisasi induk memberikan petunjuk administrasi, keuangan, personalia dan prosedur kontrol secara detail. Sementara yang lain memberikan kebebasan penuh dengan batasan pertanggung jawaban akhir saja.
Kelebihan dari struktur organisasi adalah :
·        Semua anggota tim proyek secara langsung bertanggung jawab terhadap manajer proyek.
·        Jika ada proyek yang berturut – turut, organisasi ini bisa di manfaatkan oleh para ahli
·        Cukup simple sehingga mudah di gunakan.
·        Adanya dukungan secara menyeluruh terhadap proyek
·        Karena kewenangan terpusat, maka keputusan lebih cepat
Kekurangan dari struktur organisasi adalah :
·        Jika proyek sudah selesai, timbul masalah bagaimana proyek tersebut berjalan.
·        Ketidakkonsistenan prosedur
·        Prosedur ini akan menambah banyak biaya

ORGANISASI MATRIX
Merupakan organisasi yang menggabungkan kelebihan – kelebihan yang dipunyai organisasi dan menghindarkan kekurangan yang ada. Contoh organisasi proyek yang melekat pada organisasi induk dengan struktur matriks. Dalam contoh ini, perusahaan induk mempunyai dua proyek yang dikelola di bawah divisi otomotif, yaitu proyek A dan proyek B.

MEMILIH ORGANISASI PROYEK
Bagaimana suatu bentuk organisasi bisa dipilih, sulit diterangkan bahkan oleh praktisi senior sekalipun. Pilihan sangat dipengaruhi situasi dan kadang - kadang bersifat intuitif. Namun secara umum dapat diberikan kriteria - kriteria yang mendasari pemilihan bentuk ini :
·        Frekuensi adanya proyek baru.
·        Berapa lama proyek berlangsung.
·        Ukuran proyek.
·        Kompleksitas hubungan.
Kriteria - kriteria lain sebagai pertimbangan pemilihan bentuk organisasi adalah ketidakpastian, keunikan, pentingnya faktor biaya dan waktu.


TIM PROYEK

PENDAHULUAN
Tim proyek adalah semua personil yang tergabung dalam organisasi pengelola proyek. Tim inti sering disebut juga dengan project office. Project office menunjukkan dua pengertian, tempat fisik dimana tim proyek berkumpul dan seluruh staf pendukung manajer proyek. Ada beberapa jabatan penting dalam project office selain manajer proyek ( MP). Yang pertama kita akan membahas mengenai manajer proyek.

MANAJER PROYEK

Peran Manajer Proyek
Manajer Proyek sangat penting dan menjadi sentral, di mana tanpa adanya MP maka tidak akan ada manajemen proyek.  Peran yang dimiliki seorang MP adalah sebagai integrator, komunikator, pembuat keputusan, motivator, enterpreneur dan agen perubahan harus menyaring , mengolah meringkas dan menyampaikan informasi untuk memastikan bahwa semua orang yang punya peran dalam proyek mengetahui informasi mengenai kebijaksanaan, tujuan anggaran, jadwal kebutuhan dan perubahan yang ada dalam proyek sesuai dengan peran yang dipunyai. Manajer proyek adalah juga seorang enterpreneur yang harus berusaha untuk melakukan pengadaan dana, fasilitas dan orang agar proyek bisa berjalan. Dia harus mampu mendapatkan orang yang terbaik dari unit fungsional dengan melakukan negosiasi dengan para
manajer fungsional.

Tanggung Jawab Manajer Proyek
Tanggung jawab manajer proyek adalah:
1.      Merencanakan kegiatan - kegiatan dalam proyek, tugas - tugas dan hasil akhir, termasuk pemecahan pekerjaan, penjadwalan dana penganggaran.
2.      Mengorganisasikan, memilih dan menempatkan orang - orang dalam tim proyek. Mengorganisasikan dan mengalokasikan sumber daya.
3.      Memonitor status proyek.
4.      Mengidentifikasi masalah - masalah teknis.
5.      Titik temu dari para kunstituen: subkontraktor, user, konsultan, top management.
6.      Menyelesaikan konflik yang terjadi dalam proyek.
7.      Merekomendasikan penghentian proyek atu pengerahan kembali sumber daya bila tujuan tidak tercapai.

KOMPETISI DAN ORIENTASI MANAJER PROYEK
Latar belakang yang luas juga perlu dipunyai oleh seorang manajer proyek. Semakin tinggi perbedaan antara area fungsional, lebih terbuka terjadinya konflik dan semakin sulit untuk menyatukan mereka. Untuk itu manajer proyek perlu mengetahui segala sesuatu seperti bagaimana teknik mereka, prosedur, dan kontribusinya terhadap proyek. Seorang manajer proyek juga harus menjadi komunikator. Dia harus pandai menyampaikan sesuatu pesan sekaligus mendengarkan orang lain bicara. Selain itu ia juga harus bekerjasama dengan orang lain serta menerima masukan.

Otoritas
Ada dua macam otoritas: otoritas legal dan otoritas karismatik. Yang pertama mengacu pada hal - hal yang tertulis yang ditetapkan dalam uraian pekerjaan (job description) seseorang. Ini berkaitan dengan pendelegasian kekuasaan, hirarki pelaporan, dan pengendalian sumberdaya. Dalam hal ini kemampuan mempengaruhi bisa timbul bukan karena otoritas legal yang dimiliki seseorang, tetapi timbul karena pengetahuan dan kepribadian yang dimiliki orang - orang dengan pengetahuan yang dimilikinya bisa mempengaruhi orang lain tanpa harus  ember perintah.

Memilih Manajer Proyek
Ada empat kategori kualifikasi yang harus dipunyai untuk menjadi seorang Manajer Proyek yang berhasil. Keempat kategori itu adalah:
·        Karakteristik Personal
·        Keterampilan Perilaku
·        Keterampilan Bisnis
·        Kemampuan teknis

ANGGOTA TIM PROYEK
Dalam sebuah proyek terdapat beberapa anggota, yang terdiri dari :
·        Project Controller yang bertugas untuk membantu manajer proyek dalam perencanaan, pengendalian, pelaporan dan evaluasi proyek tersebut.
·        Project Accountant yang bertugas mengatur financial manajer proyek, menyiapkan estimasi biaya yang akan di keluarkan dalam sebuah proyek. Dan mampu mengatasi masalah – masalah financial dalam proyek.
·        Costumer Liason yang bertugas untuk mengatasi masaah klien dan perwakilan dari klien.
·         Project Koordinator bertugas sebagai merencanakan, mengkoordinator jalannya sebuah produksi
·        Manajer Lapangan bertugas mengawasi pemasangan, pengujian, pemeliharaan sebuah proyek itu sendiri.
·        Quality Supervisor bertugas untuk mengecek kualitas proyek tersebut apakah layak untuk konsumen atau tidak

PERAN LAIN DI LUAR TIM PROYEK
Manager Progam
Perusahaan perlu juga menempatkan orang untuk mengkoordinasikan para manajer proyek ini. Peran ini bisa dinamakan manajer program atau direktur proyek dengan peranan sebagai berikut :
·        Mengawasi kegiatan dari seluruh proyek.
·        Memastikan bahwa proyek berjalan dengan semestinya
·        Meski dalam proyek terdapat perubahan, tapi tetap memperhatikan target yang di tetapkan
·        Membantu dalam mengembangkan kebijakan – kebijakan.
·        Bekerjasama dengan pemimpin yang professional


Manajemen Proyek
Manajemen puncak bertanggung jawab untuk mensukseskan pelaksanaan manajemen proyek. Sehingga ada beberapa tugas yang harus di kerjakannya.
·        Merencanakan dan memberikan dukungan
·        Menjabarkan tujuan – tujuan yang akan digunakan
·        Menentukan lingkup dan batasan tanggung jawab


PERENCANAAN PROYEK
PENDAHULUAN

Tingkat keberhasilan suatu proyek dapat di tinjau dari berbagai aspek, salah satunya yaitu perencanaan yang matang dan bulat yang bisa menghasilkan kesuksesan dan keuntungan dalam sebuah proyek itu sendiri. Dimana akan di bahas secara dalam mengenai perencanaan dalam sebuah proyek bagaimana proyek tersebut bisa sukses. Yang menjadi lingkup pekerjaan selama proses perencanaan dan pengendalian proyek adalah :
·        Sebelum proyek mulai
·        Selama proyek
·        Jika ada perbedaan antara yang direncana kan dan yang terjadi sebenarnya, tindakan koreksi perlu dilakukan, dan estimasi biaya dan waktu bisa diperbarui.

TAHAP – TAHAP PERENCANAAN PROYEK
Langkah - langkah perencanaan meliputi :
·        Penentuan tujuan proyek dan kebutuhan-kebutuhannya.
·        Pekerjaan - pekerjaan apa saja yang diperlukan untuk mencapai tujuan proyek haruslah diuraikan dan didaftar.
·        Organisasi proyek dirancang untuk menentukan departemen
·        Jadwal untuk setiap aktivitas pekerjaan dibuat
·        Sebuah rencana anggaran dan sumber daya yang dibutuhkan dipersiapkan
·        Estimasi mengenai waktu, biaya dan performansi penyelesaian proyek.

RENCANA PROYEK INDUK
Tujuan dalam pembuatan rencana proyek yaitu untuk memberikan petunjuk kepada manajer dan tim proyek selama siklus hidup proyek, untuk memberitahukan mengenai sumberdaya apa yang diperlukan, kapan dan berapa besar biaya yang dikeluarkan, dan memungkinkan mereka mengukur kemajuan yang telah dibuat dan keterlambatan yang terjadi. Rencana proyek ini memiliki beberapa point yakni :
·        Deskripsi proyek
·        Manajemen dan Organisasi
·        Bagian teknis

Pada hal diatas terdapat penjabarannya sendiri, namun setelah point – point diatas terlaksana adakalahnya kita melakukan langkah selanjutnya yaitu merancangkan alat – alat perencanaan. Alat – alat tersebut terdiri dari :
·        Work Break Down Structure  kegiatan menguraikan pekerjaan proyek menjadi pekerjaan - pekerjaan kecil)
·        Matriks Tanggung Jawab bertujuan untuk menentukan organisari proyek
·        Gantt Charts untuk menunjukkan jadwal indifidu proyek
·        Jaringan kerja yaitu untuk memperlihatkan ukuran kerja kapan di mulai dan kapan selesainya.

PENDEFISIAN PEKERJAAN
Tujuan proyek di artikan secara lebih operasional untuk menentukan elemen – elemen pekerjaan secara detail. Hal itu perlu di definisikan lebih mendalam agar mengetahui apa maksud dan tujuannya. Sebagai contoh ada Work Breakdown Structure, yang bertujuan untuk memecahkan suatu masalah lebih mudah dalam pembuatan jadwalnya.

MATRIKS TANGGUNG JAWAB
Pada materi ini mengenai sebuah tanggung jawab, sebagai contoh dalam suatu proyek pihak A bertanggung jawab dalam menangani hal A, nanti ada lagi pihak B bertanggung  jawab dalam hal B. Pertemuan kolom dan baris menunjukkan tingkat tanggung jawab yang dimiliki orang yang bersangkutan terhadap tugas yang ada. Dengan matriks ini lebih mudah dilihat apakah masih ada pekerjaan yang terlewati (tanpa penanggung jawab) . Selain itu juga bisa digunakan untuk proses pengendalian.